CV Karya Utama Pool adalah kontraktor kolam renang sekolah dan universitas. Kami paham bahwa pembuatan fasilitas kolam renang memang penting untuk menunjang kebiasaan baik yaitu olahraga bagi para pelajar dan mahasiswa.
Dengan adanya kolam sendiri kegiatan seperti praktek renang, ekstrakulikuler dapat berlangsung dengan lebih mudah dan aman.
Namun, membuat kolam renang yang dikhususkan untuk kenyamanan dan keselamatan pelajar memang tidak bisa sembarangan. Penting untuk memastikan Anda memilih vendor yang profesional dan sudah berpengalaman agar hasil akhirnya sesuai standar.
5 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membangun Kolam Renang Sekolah
Berikut ini kami jelaskan beberapa bagian terpenting yang sebaiknya Anda pertimbangkan sebelum membuat kolam renang olympic untuk fasilitas sekolah, universitas, atau sejenisnya. Silakan simak dan pahami agar proyek berjalan dengan lancar:

1. Ukuran Kolam Renang yang Dibutuhkan
Penentuan ukuran kolam sekolah menyesuaikan kapasitas kelas dan tujuan pembelajaran. Untuk kelas praktik kelompok kecil, ukuran 15×6 meter sering memadai, sementara institusi yang ingin lintasan lebih banyak memilih 25×12,5 meter.
Kedalaman ideal bervariasi antara 0,8 hingga 1,5 meter untuk menampung berbagai tingkat kemampuan siswa. Sisakan area sisi kolam untuk instruktur dan pengawasan serta jalur lalu lintas siswa. Ruang dek juga harus cukup untuk antrean dan peralatan latihan.
Volume air berdampak pada kapasitas pompa dan filter, sehingga ukuran harus diputuskan bersamaan dengan perhitungan sirkulasi. Ukuran yang tepat meringankan beban perawatan dan memperlancar aktivitas belajar.
2. Model dan Desain Kolam
Model persegi panjang menjadi pilihan paling praktis untuk kegiatan pembelajaran karena memudahkan pembagian lintasan. Desain interior bisa menambahkan zona kedalaman bertahap untuk transisi pembelajaran.
Tangga landai dan pegangan stainless membantu siswa pemula akses masuk dan latihan teknik pernapasan. Posisi inlet dan outlet harus simetris agar arus air merata, mendukung efektivitas filtrasi. Permukaan keramik berwarna terang memudahkan pengawasan gerakan bawah air.
Jika indoor, ventilasi dan pencahayaan alami perlu diperhitungkan agar kelembapan tidak menumpuk. Desain fokus pada fungsi, kenyamanan, dan kemudahan pemeliharaan harian agar proses belajar lebih efisien.
3. Lokasi Pembangunan
Pilih lokasi kolam yang dekat area olahraga namun terpisah dari keramaian seperti kantin agar pengawasan tetap mudah. Hindari area di bawah pohon besar yang rontok daunnya karena mempercepat kotoran masuk ke kolam.
Perhatikan kontur tanah. Lahan miring perlu sistem drainase agar limpasan air hujan tidak masuk ke area dek. Jika indoor, pastikan ruang memiliki tinggi yang memadai dan ventilasi silang.
Ruang pompa sebaiknya ditempatkan 3–6 meter dari kolam untuk efisiensi instalasi pipa. Akses kendaraan alat berat dan jalur material juga penting saat konstruksi. Lokasi yang baik mempercepat pekerjaan dan mengurangi revisi teknis.
4. Biaya dan Anggaran
Biaya pembuatan kolam bergantung dimensi, kualitas material, serta kapasitas pompa dan filter. Banyak institusi membagi proyek menjadi tiga tahap: struktur dan mesin sirkulasi, material dek dan ruang pompa, lalu peralatan bantu belajar.
Menghitung volume air sejak awal membantu menentukan kapasitas mesin dan anggaran perawatan awal. Sisihkan cadangan anggaran 8–12 persen untuk penyesuaian lapangan.
Jika anggaran terbatas, prioritaskan konstruksi kolam dan sirkulasi air. Aksesori bisa ditambahkan kemudian. Perencanaan bertahap menjaga kualitas inti tetap aman tanpa menekan anggaran operasional jangka panjang.
Baca juga: Biaya Pembuatan Kolam Renang Per Meter, Wajib Tahu
5. Pemilihan Kontraktor yang Tepat
Memilih kontraktor tidak cukup melihat portofolio foto. Pastikan legalitas, pengalaman kerja di sektor pendidikan, dan jaminan purna-jual. Vendor yang baik menjelaskan detail alur pipa, kapasitas pompa, serta tata letak ruang mesin.
Rekam jejak lebih dari 10 tahun menjadi bagian penting kemampuan menangani proyek pembuatan kolam renang umum atau komersial.
Komunikasi yang jelas antara tim sekolah dan kontraktor mempermudah perawatan harian. Pengalaman dan izin resmi harus berjalan beriringan agar proyek aman dan bisa diandalkan.
Contoh Spesifikasi Kolam Renang Sekolah
Secara umum spesifikasi kolam renang bisa disesuaikan dengan permintaan sekolah atau universitas. Berikut ini kami berikan contohnya:
- Kolam Renang: Ukuran umum berkisar antara 15×6 meter hingga 25×12,5 meter, dengan kedalaman bervariasi antara 0,8 hingga 1,5 meter agar aman untuk berbagai usia siswa.
- Sistem Sirkulasi dan Filterisasi: Pompa dan filter air sangat penting untuk menjaga air tetap bersih dan higienis, memastikan kesehatan siswa.
- Peralatan Penunjang Pembelajaran: Sekolah biasanya menyediakan papan luncur, pelampung, dan alat bantu renang lainnya untuk membantu proses belajar mengajar.
- Dek dan Permukaan Anti-Selip: Area di sekitar kolam harus menggunakan bahan anti-selip untuk mengurangi risiko terpeleset.
- Bentuk: persegi panjang
Keunggulan Karya Utama Pool untuk Proyek Ini
Ada beberapa alasan mengapa Anda bisa mempertimbangkan kami sebagai kontraktor kolam renang sekolah. Proyek besar seperti ini memang tidak bisa ditangani sembarang tukang. Berikut ini sejumlah keunggulan yang kami miliki:
- Memberikan garansi konstruksi 7 tahun
- Garansi pompa 1 tahun
- Tim profesional dan kompeten
- Lokasi kantor pusat jelas ada di Jakarta
- Kontraktor berizin resmi dan berbadan hukum
- Sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun
Jadi, apakah Anda sudah siap untuk membangun kolam renang untuk fasilitas sekolah dan universitas? Hubungi Karya Utama Pool untuk dapatkan informasi lebih lengkap hari ini (+62 877-8054-5505)

