Waduh! Ini 5 Hal yang Membuat Air Kolam Renang Berubah Warna

Waduh Rupanya Ini 5 Hal yang Membuat Air Kolam Renang Berubah Warna!

Ketika sudah selesai membuat kolam renang di rumah, mungkin Anda berpikir ini waktunya untuk bersenang-senang tanpa ada batasan. Namanya kolam renang masih baru jadi air kolamnya sudah pasti jernih dan bersih.

Satu bulan berlalu air kolam masih bening, berganti tahun air kolam renang mulai berubah warna dari yang tadinya bening, menjadi hijau seperti sebuah rawa yang biasanya dihuni oleh predator berbahaya seperti buaya.

Baik, mungkin Anda sibuk jadi tidak sempat untuk cek secara rutin kondisi kolam renang di rumah, bangun pagi kaget air kolam renang rupanya sudah menjadi hijau.

Apa Penyebab Kolam Renang Berubah Warna?

Secara teknis, rupanya ada setidaknya lima poin penyebab yang membuat air kolam renang Anda berubah warna. Mari kita bahas bersama-sama sehingga bisa menambah wawasan sekaligus mengetahui langkah lanjutan untuk mencegah ataupun mengubah air yang sudah hijau agar kembali seperti sediakala.

1. Kolam Renang Kurang Perawatan

Memang benar bahwa mempunyai kolam renang maka kita bebas bersenang-senang main air, namun bukan berarti tidak ada tanggungjawab yang perlu Anda penuhi.

Perawatan kolam renang adalah hal yang penting, kolam renang tidak akan selalunya jernih, butuh diberikan chemical khusus, dibersihkan bagian dinding kolamnya, lalu di vacuum setiap seminggu sekali untuk bagian dasarnya.

Apabila kolam renang Anda dibiarkan tidak terawat dalam waktu yang lama, maka seharusnya tidak perlu kaget jika air kolam bisa berubah warna.

Ya, kami tidak mau menyalahkan Anda, tapi itulah faktanya. Jadi, apakah Anda masih mau membiarkan kolam renang tanpa perawatan?

Sebaikan pertimbangkan untuk menggunakan jasa perawatan kolam renang, jika memang sibuk dan tidak punya waktu. Hal yang tidak kalah penting, meskipun kolam renang Anda saat masih baru buat terlihat jernih, jangan lupakan untuk memberikan chemcial/obat kolam renang juga, hal ini berfungsi untuk mempertahankan kejernihan air kolam renangnya sehingga tidak berubah warna.

2. Pasir Silica Tidak Mampu Menyaring Kotoran

Pernah dengan istilah filter kolam renang? Ya, alat yang berfungsi untuk menyaring partikel dan kotoran yang ada di kolam renang.

Salah satu filter yang banyak digunakan saat ini adalah tipe filter dengan bantuan pasir silica. Ya, di dalam tabung penyaring tersebut ada material pasir khusus yang berfungsi sebagai penyaringnya.

Secara teknis, pasir tersebut perlu diganti minimal 5 tahun sekali, jika sudah lebih dari itu tapi masih dipakai saja akibatnya alat filter seakan tidak berfungsi.

Kotoran bisa dengan mudah menumpuk di kolam renang, perlahan namun pasti akan mengubah warna airnya.

3. Memasang Pompa Kolam Renang yang Salah

Pompa kolam adalah jantungnya kolam, sehingga apabila komponen yang satu ini Anda pasang tapi tidak memperhitungkan kubikasi ukuran kolam, maka yang terjadi adalah pompa tidak mampu menyelesaikan sirkulasi air secara harian.

Terhambat oleh kapasitas atau kemampuannya. Misal suatu kolam harusnya di pasang pompa dengan spesifikasi 2 HP. Namun, karena Anda ngotot ingin menghemat biaya, dan memasang 1 HP, maka sirkulasi air akan terhambat.

Ketika pompa tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka air kolam renang juga akan berubah warna, karena sirkulasinya juga tidak berjalan.

4. Ada Kotoran yang Jatuh Di Air Kolam Renang

Ketika Anda minim pengawasan dan tidak memperhatikan kondisi kolam. Maka, bisa saja tanpa sepengetahuan Anda air kolam renang sudah dipenuhi oleh daun-daun yang beterbangan tertiup angin dan jatuh tepat di kolam renang.

Belum lagi debu-debu yang berada di sekitar kolam membuat kondisinya semakin buruk, beberapa ranting kecil bisa juga ikut tercebur di kolam renang langsung tenggelam di permukan.

Kotoran dan sampah seperti ini dengan mudah bisa mengganti warna air kolam renang Anda. Jadi, pastikan cek selalu kondisi kolam jika tidak ingin menjadikan fasilitas mewah Anda dipenuhi oleh sampah dedaunan, dan sebagainya.

Biasanya masalah seperti ini mudah terjadi untuk kolam renang outdoor (luar ruangan), terutama kolam renang yang dekat dengan pepohonan besar.

5. Menambahkan Air Kolam Renang

Bagaimana bisa hal semacam ini mengubah warna air kolam?

Ya, kita pahami dulu kondisinya. Beberapa kolam renang outdoor dengan mudah terkena air hujan, apabila sirkulasi kolam renang menggunakan sistem skimmer, maka air hujan tersebut perlu dikurangi.

Setelah itu tentunya Anda akan menambahkan airnya lagi, beberapa orang berinisiatif menggunakan air sumur. Sebenarnya tidak masalah jika hal ini dilakukan, namun Anda mungkin lupa kedua air tersebut berbeda.

Satu suda di beri chemical/obat kolam renang, sedangkan air sumurnya belum. Jika hal ini terjadi, maka setelah beberapa jam atau kisaran 1-3 hari saja, air kolam renang sudah berubah hijau, karena tidak diberikan takaran chemical yang sesuai.

Kesimpulan

Oke, itu dia beberapa hal yang bisa kami jelaskan terkait perubahan warna pada air kolam renang. Semoga bisa memberikan manfaat, apabila Anda mengalami masalah dan ingin memastikan air kolam tetap jernih tanpa pusing dan repot.

Silahkan hubungi Karya Utama Pool. Kami siap merawat kolam renang Anda dengan sebaik-baiknya. Sebelumnya kami juga menyediakan layanan perawatan kolam renang permata hijau yang merupakan perumahan di Jakarta. Untuk daerah lainnya bisa tanyakan ke admin dulu, kami hanya melayani maintenance atau perawatan kolam untuk daerah tertentu. Info lebih lanjut, chat admin via Whatsapp saja ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

× Hallo, Ada Yang Bisa Kami Bantu ?