Sudahkah Anda tahu bagaimana cara merawat kolam renang di musim kemarau? Kondisi cuaca yang panas, membuat para pemilik kolam perlu lebih cerdas dalam mempersiapkan kebutuhan maintenance kolam renangnya. Karena jika kurang persiapan bukan tidak mungkin Anda akan menghadapi hal yang cukup merepotkan. Silakan simak penjelasan berikut untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya.
5 Cara Mudah Merawat Kolam Renang di Musim Kemarau
Ketika musim kemarau tiba, air kolam renang akan lebih cepat menguap dan kualitasnya juga mudah menurun. Hal ini tentu menuntut perhatian ekstra agar kolam tetap bersih dan nyaman digunakan. Jadi, apa saja langkah yang perlu dilakukan?

1. Lakukan Pembersihan Rutin
Kolam renang yang tidak dibersihkan secara rutin akan lebih mudah ditumbuhi lumut dan kotoran. Saat musim kemarau, debu juga lebih cepat menempel pada permukaan air. Oleh karena itu, pembersihan menjadi hal pertama yang wajib dilakukan.
- Gunakan leaf skimmer untuk mengambil daun dan sampah yang mengapung di permukaan.
- Menyikat dinding dan lantai kolam untuk mencegah lumut menempel.
- Lakukan vacuum kolam secara berkala agar kotoran yang tenggelam dapat terangkat.
Dengan langkah sederhana ini, air kolam akan tetap jernih dan lebih higienis untuk digunakan.
2. Cek dan Stabilkan Kadar pH dan Klorin
Air kolam renang yang sehat harus memiliki kadar pH yang seimbang, yaitu sekitar 7,2–7,6. Saat musim kemarau, sinar matahari yang intens dapat mempercepat penguapan klorin, sehingga kualitas air lebih cepat menurun. Itulah mengapa Anda perlu melakukan pengecekan pH dan klorin setidaknya dua kali seminggu.
Jika kadar pH terlalu rendah tambahkan soda ash, tapi jika terlalu tinggi tambahkan HCL sesuai takarannya. Begitu juga dengan klorin, sesuaikan dosis agar tetap mampu membunuh bakteri.
Dengan perawatan kolam renang musim kemarau yang tepat, Anda bisa mencegah masalah kulit atau iritasi mata saat berenang.
3. Melakukan Shock Treatment (Jika Perlu)
Pernahkah Anda melihat air kolam tiba-tiba keruh meski baru dibersihkan? Kondisi ini sering terjadi karena paparan sinar matahari yang terlalu lama membuat klorin bekerja kurang maksimal. Jika hal tersebut terjadi, shock treatment dapat menjadi solusi.
Shock treatment adalah penambahan klorin dalam dosis tinggi untuk mengembalikan kejernihan air.
Perawatan ini tidak perlu dilakukan setiap hari, cukup ketika air kolam mulai berbau tidak sedap atau terlihat keruh. Pastikan setelah melakukan treatment, Anda memberi waktu beberapa jam sebelum kolam kembali digunakan.
Baca juga: Begini Cara Perawatan Kolam Renang di Rumah, Ternyata Mudah?
4. Pastikan Air Kolam Bersirkulasi dengan Baik
Air yang tidak bersirkulasi akan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Itulah sebabnya pompa kolam renang memegang peran penting, apalagi di musim panas. Umumnya, pompa kolam dinyalakan selama 8 jam per hari.
Namun, saat musim kemarau, sebaiknya tingkatkan durasinya menjadi 10–12 jam agar sirkulasi air tetap optimal.
Dengan menjaga sirkulasi, Anda bisa memastikan bahan kimia yang ditambahkan tersebar merata. Hal ini juga membantu mengurangi risiko pertumbuhan alga di permukaan kolam. Bukankah lebih menyenangkan berenang di air yang selalu segar?
5. Kurangi Paparan Cahaya Matahari
Selain membuat air cepat menguap, paparan sinar matahari langsung juga dapat merusak keseimbangan kimia kolam. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan pool cover atau penutup kolam ketika tidak digunakan.
Pool cover bukan hanya melindungi air dari sinar matahari, tetapi juga mencegah debu, daun kering, dan kotoran masuk ke dalam kolam. Dengan cara ini, proses maintenance kolam renang musim kemarau akan jauh lebih mudah dan efisien.
Hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Musim Kemarau
Selain mengetahui cara perawatan yang tepat, penting juga untuk memahami hal-hal yang sebaiknya dihindari. Mengabaikan hal ini justru bisa membuat kolam lebih cepat kotor dan sulit dirawat.
- Membiarkan kolam renang terbuka sehingga mudah kemasukan debu dan sampah daun.
- Membiarkan air terpapar sinar matahari terik tanpa perlindungan apa pun.
- Tidak menyalakan pompa sesuai anjuran sehingga sirkulasi air tidak maksimal.
- Mengabaikan pengecekan kadar pH dan klorin yang berisiko pada kesehatan pengguna.
Dengan menghindari kebiasaan tersebut, Anda dapat menjaga kualitas air tetap stabil meskipun cuaca panas berlangsung lama.
Butuh Perawatan Kolam Renang di Musim Kemarau?
Merawat kolam renang musim kemarau memang membutuhkan ketelatenan dan konsistensi. Namun, jika Anda merasa kesulitan untuk melakukannya sendiri, ada solusi yang lebih praktis.
Karya Utama Pool siap membantu Anda dengan jasa perawatan kolam renang profesional.
Kami melayani area Jakarta, sekitarnya, serta Jogja, dengan tenaga ahli berpengalaman yang memastikan kolam renang Anda tetap bersih, sehat, dan siap digunakan kapan saja. Jadi, tidak perlu bingung lagi menghadapi musim kemarau yang panjang, karena kami hadir memberikan solusi perawatan yang lebih mudah.
Dengan menjaga kebersihan dan kualitas air secara konsisten, pengalaman berenang Anda akan tetap menyenangkan. Pada akhirnya, menjaga kolam tetap prima di musim panas bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga tentang kesehatan.
Di sinilah layanan Karya Utama Pool bisa menjadi partner terbaik Anda untuk menjaga kualitas kolam renang sepanjang musim kemarau.

